Selamat datang dalam blog saya
Selamat datang dan mari berbagi melalui blog.
Bersama kita bisa memajukan dunia pendidikan khususnya pendidikan matematika.
Mari kita wujudkan pendidikan matematika yang berkualitas
Bersama kita bisa memajukan dunia pendidikan khususnya pendidikan matematika.
Mari kita wujudkan pendidikan matematika yang berkualitas
Google Website Translator Gadget
Rabu, 14 September 2011
Nikenm@th-Education: Perbedaan metode, strategi, pendekatan, model pemb...
Nikenm@th-Education: Perbedaan metode, strategi, pendekatan, model pemb...: Seringkali orang merasa bingung dengan perbedaan metode, strategi, pendekatan, dan model pembelajaran. Untuk mengurai kebingungan tersebut, ...
Perbedaan metode, strategi, pendekatan, model pembelajaran
Seringkali orang merasa bingung dengan perbedaan metode, strategi, pendekatan, dan model pembelajaran. Untuk mengurai kebingungan tersebut, marilah kita bersama-sama mencermati masing-masing pengertian metode, strategi, pendekatan, model pembelajaran menurut pendapat ahli sebagai berikut.
- Metode pembelajaran adalah cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam kegiatan nyata agar tujuan yang telah disusun tercapai secara optimal (Sanjaya, 2008: 147). Metode dilakukan dengan Teknik dan taktik (penjabaran dari metode) (Sanjaya, 2008: 127). Teknik adalah cara yang dilakukan seseorang dalam rangka mengimplementasikan suatu metode (contoh bagaimana agar ceramah dapat efektif?diperhatika situasi dan kondisinya, misalnya ceramah pada saat siang dengan siswa yang banyak dengan pagi dengan sswa yg sedkit tentu saja berbeda tehnik nya). Taktik adalah gaya seseorang dalam melaksanakan suatu teknik atau metode tertentu.
- Pendekatan pembelajaran dapat diartikan sebagai suatu konsep atau prosedur yang digunakan dalam membahas suatu bahan pelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran (Soedjana, 1986: 4). Pendekatan dapat diartikan sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran. Istilah pendekatan merujuk kepada pandangan terjadinya suatu proses yang sifatnya masih umum. OLeh karenanya strategi dan metode pembelajaran yang digunakan dapat bersumber atau tergantung dari pendekatan tertentu (Sanjaya, 2008: 127)
- Strategi adalah Usaha guru dalam menggunakan beberapa variable pembelajaran (tujuan, bahan, metode, dan alat serta evaluasi) agar dapat memepengaruhi siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran (Soedjana, 1986: 147). Sanjaya (2008: 126) menyatakan bahwa strategi pembelajaran dapat diartikan sebagai perencanaan yang berisi tentang rangkaian kegiatan (termasuk di dalamnya penggunaan metode dan pemanfaatan berbagai sumber daya dalam pembelajaran) yang didesain untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.
- Sedangkan istilah model pembelajaran lebih luas dalam pembelajaran. Konsep model pembelajaran lahir dan berkembang dari para pakar psikologi dengan pendekatan dalam setting eksperimen yang dilakukan (Rachmadi, 2004: 3). Ada berbagai model pembelajaran yang ada, salah satunya adalah model pembelajaran kooperatif.
Jumat, 19 Agustus 2011
Bagaimana menyusun Lembar Kerja Ssiwa (LKS) yang baik?
Menyusun sebuah LKS seringkali menjadi hal yang rumit bagi sebagian orang. Hal yang paling sering ditemui adalah LKS yang disusun bukanlah LKS yang bertujuan untuk memudahkan atau mengkonstruk pemahaman, akan tetapi lebih kepada kumpulan latihan soal. Lalu bagaimana cara menyusun LKS yang baik itu?
Rudiyanto (Hariati, 1999: 26) menyatakan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi dalam menyusun sebuah LKS:
a. Syarat-syarat didaktik.
1) tekankan pada proses untuk menemukan konsep-konsep sehingga LKS di sini berfungsi sebagai petunjuk jalan bagi siswa untuk mencari tahu,
2) tidak memperhatikan adanya perbedaan individual sehingga LKS yang baik itu adalah yang dapat digunakan baik oleh siswa yang lambat, sedang,maupun yang pandai.
b. Syarat-syarat konstruksi
1) menggunakan bahasa yang sesuai dengan tingkat kedewasaan (tingkat perkembangan kognitif) siswa,
2) menggunakan struktur kalimat atau kata-kata yang jelas,
3) memiliki tata urutan pelajaran yang sesuai dengan tingkat kemampuan siswa, apabila konsep yang hendak dituju merupakan sesuatu yang kompleks, dapat dipecah menjadi bagian-bagian yang lebih sederhana,
4) menggunakan kalimat yang pendek dan sederhana,
5) memiliki tujuan pembelajaran yang jelas serta manfaat dari pelajaran itu sebagai sumber motivasi,
6) mempunyai identitas untuk lebih memudahkan administasi, misalnya nama, kelas, mata pelajaran, tanggal, dan sebaginya.
c. Syarat-syarat teknis
1) tulisan.
Tulisan atau huruf yang harus digunakan adalah:
a) menggunakan huruf cetak dan tidak menggunakan huruf romawi/latin disesuaikan dengan tingkat kognitif siswa,
b) menggunakan huruf tebal yang agak besar untuk topik, bukan garis bawah,
c) banyak kata dalam satu baris tidak lebih dari 10 kata
Langganan:
Postingan (Atom)